Kamis, 17 November 2011

ELASTISITAS TERHADAP BARANG ELEKTRONIK


ELASTISITAS PENAWARAN DAN PERMINTAAN


A.  ELASTISITAS PERMINTAAN
Elastisitas permintaan adalah tingkat perubahan permintaan terhadap barang/jasa, yang diakibatkan adanya perubahan harga barang/jasa tersebut.
Untuk mengukur besar/kecilnya tingkat perubahan tersebut, diukur dengan angka-angka yang disebut Koefisien Elastisitas permintaan yang dilambangkan dengan huruf ED ( Elasticity Demand).
Macam-macam elastisitas permintaan:
1. In Elastis Sempurna (E = 0)

Permintaan in elastis sempurna terjadi bilamana perubahan harga yang terjadi tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah permintaan.
E = 0, artinya bahwa perubahan sama sekali tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah permintaan.
Contoh: obat-obatan pada waktu sakit

2. In Elastis (E < 1)
Permintan in elastis terjadi jika perubahan harga kurang berpengaruh pada perubahan permintaan.
E 1)
Permintaan elastis terjadi jika perubahan permintaan lebih besar dari perubahan harga.
E > 1, artinya perubahan harga diikuti jumlah permintaan dalam jumlah yang lebih besar.
Contoh: barang mewah.

3.Permintaan uniter elastis
elastisitas = 1. Prosentase perubahan kuantitas permintaan = prosentase perubahan harga. Contoh produk yang elastisitasnya uniter tidak dapat disebutkan secara spesifik. Jenis permintaan ini sebenarnya lebih sebagai pembatas antara permintaan elastis dan tidak elastis, sehingga belum tentu ada produk yang dapat dikatakan memiliki permintaan uniter elastis.
4.Permintaan elastis
elastisitas > 1. Prosentase perubahan kuantitas permintaan > prosentase perubahan harga. Ini sering terjadi pada produk yang mudah dicari substitusinya. Misalnya saja pakaian, makanan ringan, dan lain sebagainya. Ketika harganya naik, konsumen akan dengan mudah menemukan barang penggantinya.

5.Permintaan elastis sempurna
elastisitas tak terhingga. Dimana pada suatu harga tertentu pasar sanggup membeli semua barang yang ada di pasar. Namun, kenaikan harga sedikit saja akan menjatuhkan permintaan menjadi 0. Contoh produk yang permintaannya bersifat tidak elastis sempurna diantaranya barang/jasa yang bersifat komoditi, yaitu barang/jasa yang memiliki karakteristik dan fungsi sama meskipun dijual di tempat yang berbeda atau diproduksi oleh produsen yang berbeda. Dengan demikian, secara nalar barang/jasa tersebut seharusnya memiliki harga yang sama pula. Misalnya saja paperclip dan pen tinta biasa (seperti pen merek S dan P yang rata-rata berharga 1000-1500). Jika kita pergi ke supermarket untuk membeli paperclip, misalnya, kita cenderung tidak akan memperhatikan perbedaan merek. Satu-satunya yang sering kita jadikan bahan perbandingan adalah harga, dimana kita akan membeli paperclip yang harganya paling murah (atau pada harga rata-rata yang diterima pasar). Akibatnya, bagi perusahaan yang menjual paperclip diatas harga rata-rata, permintaan akan barangnya akan turun ke nol. Ini karena semua paperclip, meskipun harganya berbeda-beda, memberikan fungsi yang sama.

Faktor penentu elastisitas permintaan :
Ø Tingkat kemampuan barang-barang lain untuk mengganti barang yang
bersangkutan
Ø Persentasi pendapatan yang akan dibelanjakan untuk membeli barang
tersebut.
Ø Jangka waktu didalam mana permintaan itu dianalisa.

JENIS ELASTISITAS PERMINTAAN

Elastisitas permintaan silang
Adalah koefisien yang menunjukkan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap suatu barang apabila terjadi perubahan terhadap harga barang lain.
Elastisitas permintaan pendapatan
 Adalah koefisien yang menunjukkan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap suatu barang sebagai akibat daripada perubahan pendapatan pembeli.






ELASTISITAS PENAWARAN

Elastisitas penawaran
Elastisitas penawaran adalah tingkat perubahan penawaran atas barang dan jasa yang diakibatkan karena adanya perubahan harga barang dan jasa tersebut. Untuk mengukur besar/kecilnya tingkat perubahan tersebut diukur dengan angkaangka yang disebut koefisien elastisitas penawaran dengan lambang ES (Elasticity Supply).
Macam-macam Elastisitas Penawaran:
elastisitas penawaran dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:
1.In Elastis Sempurna (E = 0)
Penawaran in elastis sempurna terjadi bilamana perubahan harga yang terjadi tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah penawaran.
Kurvanya sejajar dengan sumbu Y atau P
.
2. In Elastis (E 1)
Penawaran elastis terjadi jika perubahan harga diikuti dengan jumlah penawaran yang lebih besar.
3.Penawaran uniter elastis  
elastisitas = 1. Perubahan penawaran sama dengan perubahan harga.
4.Penawaran elastis
 elastisitas > 1. Perubahan penawaran lebih besar dari perubahan harga, artinya perubahan harga mengakibatkan perubahan yang relatif besar terhadap penawaran.
5.Elastis Sempurna ( E = ~ )
Penawaran elastis sempurna terjadi jika perubahan penawaran tidak dipengaruhi sama sekali oleh perubahan harga, sehingga kurva penawaran akan sejajar dengan sumbu Q atau X.

Contoh kasus
Kita sebagai siswa pastinya tidak akan pernah lepas dari yang namanya alat elektronika. Saya mengambil salah satu contoh barang elektronik yaitu Handphone. Handphone di masa kini mengalami banyak kemajuan yang dapat membantu kita untuk komunikasi jarak jauh dengan saudara,pacar dan teman. Sekarang harga handphone berpariasi mulai dari harga yang murah sampai harga yang pling mahal tetapi harga tersebut tidak mempengaruhi terhadap pembelian dari harga handphone tersebut.Jadi permintaan konsumen terhadap handphone cukup besar menurut saya handphone itu termasuk In Elastis Sempurna karena Permintaan in elastis sempurna terjadi bilamana perubahan harga yang terjadi tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah permintaan.

E=0 artinya bahwa perubahan harga walaupun meningkat sama sekali tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah permintaan.

Grafik yang menggambarkan Elastisitas Sempurna adalah gambar ketiga E=0
Dimana bila perubahan harga yang terjadi tidak ada pengaruhnya terhadap permintaan.
Demikian contoh kasus mengenai barang elektronika.

Rabu, 16 November 2011

PERMINNTAAN DAN PENAWARAN BARANG

ACHMAD BUGOWI
1IB02
10411062
PERMINTAAN DAN PENAWARAN BARANG
            Disini saya akan menjelaskan mengenai pengertian dari permintaan dan penawaran barang. Perrmintaan pada dasarnya berasal dari konsumen dan penawaran didasarkan pada permintaan dari konsumen terhadap produsen. Dan disini saya akan menjelaskan secara umum tentang permintaan dan penawaran.

A. Permintaan
Permintan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta suatu pasar tertentu dengan tingkat harga tertentu pada tingkat pendapatan tertentu dan dalam periode tertentu.

faktor-faktor yang mempengaruhi sebuah permintaan :
1. Harga barang itu sendiri
2. Harga barang lain 
3. Pendapatan konsumen
4. Cita rasa
5. Iklim
6. Jumlah penduduk
7. Ramalan masa yang akan datang  

 Hukum Permintaan

 Hukum permintaan adalah Hubungan antara barang yang diminta dengan harga barang dimana hubungan berbanding terbalik yaitu “ketika harga meningkat atau naik maka jumlah barang yang diminta akan menurun dan sebaliknya apabila harga turun jumlah barang meningkat”.

Daftar Permintaan

Daftar permintaan ialah suatu tabel yang memberi gambaran dalam angka-angka tentang hubungan antara harga dengan jumlah yang diminta masyarakat. Ia menggambarkan  besarnya permintaan yang ada pada berbagai tingkat harga.

Teori Permintaan

Teori Permintaan dapat dinyatakan sebagai berikut :
“Perbandingan lurus antara permintaan terhadap harganya yaitu apabila permintaan naik, maka harga relatif akan naik, sebaliknya bila permintaan turun, maka harga relatif akan turun.”




ini  adalah kurva dari tabel permintaan :

B.Penawaran

Penawaran adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar tertentu, pada periode tertentu, dan pada tingkat harga tertentu.

Faktor-faktor yang mempebgaruhi sebuah penawaran :
1.    Harga
2.    Harga sumber produksi
3.    Perkiraan
4.    Teknik produksi

Hukum Penawaran

Hukum penawaran pada dasarnya mengatakan bahwa :
“Semakin tinggi harga suatu barang, semakin banyak jumlah barang tersebut akan ditawarkan oleh para penjual. Sebaliknya, makin rendah harga suatu barang, semakin sedikit jumlah barang tersebut yang ditawarkan.”

Daftar Penawaran

Daftar penawaran yang gambaran yang menunjukan jumlah  penawaran pada berbagai tingkat harga. 

Kurva Penawaran

Kurva penawaran dapat didefinisikan sebagai :
“Yaitu suatu kurva yang menunjukkan hubungan diantara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang tersebut yang ditawarkan”.

Berikut merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kurva penawaran :

·         Kalau penawaran bertambah diakibatkan oleh faktor-faktor di luar  harga, maka supply bergeser ke kiri atas.
·         Kalau berkurang kurva supply bergeser ke kiri atas
·         Terbentuknya harga pasar ditentukan oleh mekanisme pasar

Teori Penawaran
Teori penawaran adalah teori yang menerangkan sifat penjual dalam menawarkan
barang yang akan dijual.

Gerakan sepanjang dan pergeseran kurva penawaran
Perubahan dalam jumlah yang ditawarkan dapat berlaku sebagai  akibat dari pergeseran kurva penawaran.

ini adalah tabel  dari kurva penawaran :





Demikian rangkuman tentang permintaan dan penawaran yang saya buat.....

di poskan oleh ACHMAD BUGOWI.